Home » IT Outsourcing

Effisiensi dan penghematan biaya melalui IT Outsourcing

2 December 2009 2,304 views 38 Comments

Ditulis oleh Ita Apriani

Mungkin pernah terlintas di benak Anda, mengapa IT outsourcing menjadi kian populer saat ini? Mengapa kemudian IT Outsourcing menjadi strategi bisnis yang paling efektif untuk mendatangkan keuntungan bagi perusahaan?

Pasar global yang demikian kompetitif diikuti dengan tingginya kebutuhan Teknologi Informasi, serta iklim ekonomi yang sulit, mungkin menjadi penyebab utama banyak perusahaan – besar maupun kecil – mengevaluasi kembali cara mereka melakukan bisnis, apalagi hal-hal yang berkaitan dengan penghematan waktu, biaya dan peningkatan produktivitas. Setiap pemilik bisnis tentunya menginginkan pencapaian terbaik dari sekecil apapun kegiatan bisnis yang dilakukan. Masalahnya adalah bahwa kadang-kadang kemampuan in-house perusahaan tidak bisa mengakomodir pencapaian tersebut, sehingga perlu untuk melakukan outsourcing pada beberapa proses atau layanan IT.

IT outsourcing memungkinkan bisnis Anda berfokus pada apa yang benar-benar penting, yaitu “Core” kompetensi Anda, sementara vendor atau penyedia layanan IT outsourcing berfokus pada keahlian terbaik mereka yaitu mengelola IT.

Di bawah ini tercantum beberapa keuntungan IT outsourcing, antara lain:

Skalabilitas & Kemampuan Beradaptasi

Membangun dan memelihara infrastruktur IT membutuhkan banyak waktu. Sektor IT menjadi lebih kompetitif, sehingga mengambil terlalu banyak waktu untuk penerapan satu teknologi akan sangat berisiko. IT outsourcing memungkinkan percepatan adaptasi dan transformasi bisnis Anda terhadap perubahan pasar atau ancaman para pesaing.

Penghematan Biaya (Cost Saving)

Kecenderungan kegiatan bisnis yang saat ini terlihat jelas adalah bahwa perusahaan menggeser aplikasi bisnis berbasis web. Ketercapaian ini akan sangat tergantung pada ketersediaan dukungan aplikasi web selama 24/7. Biaya yang ditimbulkan untuk mendukung upaya ini pun mungkin akan mengejutkan. Perusahaan perlu database administrator, ahli jaringan, pakar keamanan dan sekitar 24 jam dukungan teknis untuk membantu pengguna dan pelanggan. Penghematan biaya dengan outsourcing fungsi-fungsi IT ini, tentunya akan berdampak sangat signifikan.

IT Staffing

Sebagian besar perusahaan saat ini menjadi sadar akan banyaknya faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perekrutan staf IT, antara lain:

  • Training, staf IT memerlukan update skill secara terus-menerus untuk tetap mampu memenuhi kebutuhan teknologi. Bandingkan ini dengan Managed IT Vendor yang dapat mengagregat biaya pelatihan terhadap beberapa pekerja IT.
  • Turn over dan dampak kehilangan personil kunci IT dapat mempengaruhi hilangnya pengetahuan dan prosedur-prosedur IT. Bandingkan ini dengan Managed IT Vendor yang memiliki kolam besar pekerja terampil dan dapat mengurangi hilangnya personil kunci.
  • Biaya karyawan, pajak dan biaya sumber daya manusia lain yang bekerja in-house dapat bertambah secara signifikan. Bandingkan dengan Managed IT Vendor yang dapat memberikan layanan ini dengan tarif tetap, terprediksi dan terukur.

PT Maestro Global Informatika menyediakan staf IT outsourcing bersertifikat dengan keahlian dalam infrastruktur jaringan dan server, keamanan jaringan, dan unified communications. Staff terbaik kami, antara lain engineer, konsultan, dan manajer proyek.

IT outsourcing membantu anda mendapatkan waktu dan meningkatkan produktivitas dan inilah mengapa IT outsourcing menjadi sangat populer. Jika anda tidak menggunakannya untuk mendukung bisnis anda, mungkin anda harus mulai mempertimbangkannya.

Untuk layanan IT Outsourcing terbaik, hubungi:

PT Maestro Global Informatika
Phone: +62 21 3002 9364 atau +62 21 4288 9880
Email: outsourcing@maestroglobal.co.id
Website: www.maestroglobal.co.id

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

38 Comments »

  • santi said:

    Terimakasih infonya… Dengan efisiensi dan penghematan biaya, diharapkan mendapatkan kualitas kinerja yang baik dan lebih fokus dalam mengembangkan inti bisnisnya. Selain itu juga kemampuan staf IT sangat penting dalam mengembangkan sistem teknologi informasi yang dibutuhkan dalam lingkungan global.

  • mochamad Irman Abdurachman said:

    saya telah membaca blog anda, dan terima kasih atas infonya, hal ini berguna bagi saya dan untuk tugas akhir saya, dengan adanya IT Outsourcing diharapkan perusahaan dapat meningkatkan kualitas kinerja terhadap bisnis yang dilakukannya melalui IT Outsourcing adanya penghematan biaya,itu sangat pentig bagi perusahaan, selain itu juga melalui IT Outsourcing perusahaan dapat lebih fokus terhadap bisnisnya… Terima Kasih

  • Merry Efriana said:

    IT outsourcing membantu untuk mendapatkan waktu dan meningkatkan produktivitas, jadi IT outsorcing sangat tepat digunakan oleh perusahaan dalam penggunaan IT diperusahaan tersebut. apalagi bila biaya yang digunakan sangat efisien.

  • REZA SATRYA ARJAKUSUMA said:

    terima kasih atas infonya,bila memang sebuah perusahaan membutuhkan tidak hanya satu melainkan dua buah sistem…apakah itu akan berpengaruh terhadap struktur biaya perusahaan..?seberapa besar pengaruhnya terhadap perkembangan perusahaan..?

  • latifa hanum said:

    IT outsourcing sangat dibutuhkan bagi perusahaan karena sifat teknologi informasi itu sendiri sellau bergerak cepat…..namun, bagaimana dengan penerapan outsourcing IT tersebut bagi perusahaan kecil dengan dana yang terbatas?

  • aradea.susetya said:

    Untuk Bung Reza,

    Jika mempunyai dua buah sistem, rasanya vendor outsourcing akan lebih punya keahlian untuk menangani multi system, karena memang keahlian dan focus nya di bidang IT, dibandingkan perusahaan yang bisnis nya bukan dibidang IT. Mengenai Pengaruh nya terhadap struktur biaya, pada akhirnya akan lebih hemat, karena kompleksitas dua sistem tsb akan lebih baik ditangani oleh vendor outsourcing IT. Dan yang lebih penting lagi, jika IT mampu mendukung kegiatan business sehari-hari, dan perusahaan bisa focus pada core bisnis nya, pastinya profit akan meningkat.

    Untuk saudari Latifa,

    Dengan outsourcing, keterbatasan dana dapat diatasi juga, sebagai contoh jika sebuah perusahaan UKM, melakukan outsourcing untuk day to day IT support, perusahaan tersebut tidak perlu meng-hire IT support secara full time, namun melalui outsourcing dapat di negosiasikan contract pelaksanaan nya, apakah diperlukan support on site visit setiap hari atau tidak (biasanya tidak perlu, dan kami sudah punya contoh client yang nyata untuk kasus ini). Selain itu dengan memanfaatkan teknologi jaringan dan Internet, IT support juga sebagian besar dapat dilakukan secara remote. Dari sisi vendor outsourcing juga pemanfaatan tenaga IT nya lebih maskimal, karena bisa melayani lebih dari 1 customer dan tetap focus di IT.

  • Zaenal Abidin said:

    trims informasinya,..smoga dapat memberikan pertimbngan untuk diterapkan pada perusahaan yang baru saya rintis…trims…

  • eko suroso said:

    kompetisi yang semakin tinggi saat ini memang mengarahakan perusahaan untuk memfokuskan diri pada core businessnya, sehingga pengembangan sistem informasi yang menjadi pendukung kegiatan bisnisnya dapat dilakukan oleh pihak ketiga..faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan agar pihak ketiga yang dipercaya untuk outsourcing menjamin keamanan dan kerahasiaan sistem yang ada?

  • nindya said:

    terima kasih atas infonya, tetapi apakah dimungkinkan pengembangan melalui insource dapat lebih maju dibandingkan melakukan pengembangan melalui outsource? terima kasih

  • Jayadin said:

    saya pikir, selain ada kelebihannya pasti ada kelemahannya..
    mulai dari biaya dan ketergantungan dari vendor…
    tinggal menghitung dan mempertimbangkan nya aja, mana yang lebih efektif dan efesien..
    salam
    Jayadin MB IPB

  • aradea.susetya said:

    Saudari Nindya,

    Tentu saja ada beberapa bagian yang justru ideal nya tidak di outsource…jika kita berbicara dari sisi IT, maka contohnya adalah jika sebuah perusahaan menggunakan software aplikasi inti (core application) yang khusus di develop untuk mendukung kegiatan bisnis inti, maka sebaiknya perusahaan tersebut mempunyai team IT software developer internal yang harus menguasai penuh core application software tersebut….perlu di ingat kembali bahwa fungsi-fungsi yang ideal untuk di outsource adalah fungsi-fungsi bisnis yang sifat nya non-core business….namun demikian kami pernah berkunjung ke sebuah bank di Jakarta, yang seluruh fungsi IT nya di outsource ke vendor pihak ketiga…memang jarang sekali kondisi spt ini, tapi hal ini terjadi dan kami bisa berikan contoh nyata nya….

  • aradea.susetya said:

    Bung Eko,

    Jika kita kaitkan dengan faktor security, ini scope nya sudah sedikit melebar…karena berbicara tentang kemanan dan kerahasiaan sistem banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan spt misalnya security policy (kebijakan), teknologi security yang mendukung (enkripsi, otentikasi, dll), dan yang tidak kalah penting dari sisi sumber daya (human resources), dll…dan ketiga hal tersebut (policy, teknologi, dan human) harus berjalan seimbang dan saling mendukung….

    Disamping itu berbicara security akan ada harga yang harus dibayar baik dari sisi investasi juga dari faktor kenyamanan, karena security yang semakin ketat akan mengurangi kenyamanan bekerja…dan dalam konteks nya dengan outsourcing kami rasa keamanan dan kerahasiaan sistem akan menjadi tanggung jawab bersama…sebagai contoh yang sederhana mengenai password yang seharusnya tidak boleh di sharing….tapi jika user di perusahaan baik secara sengaja ataupun tidak sengaja mensharing password yang akhirnya mengakibatkan pelanggaran kemananan…saya pikir hal-hal spt ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama….belum lagi faktor dari manusia nya sendiri yang sangat tidak bisa kita prediksi…jadi banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan…

    Namun demikian yang perlu kita garis bawahi disini adalah keamanan dan kerahasiaan harus menjadi tanggung jawab bersama, dan perlu di ingat kembali bahwa fungsi-fungsi yang di outsource seharusnya adalah fungsi-fungsi yang non-core business yang seharusnya risiko kemanan dan kerahasiaan juga sangat rendah…

  • harritz said:

    terimakasih infonya..sangat bermanfaat

  • yoga s said:

    saya setuju dengan uraian diatas, dimana outsourching mampu untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. tetapi harus di perhatikan, kegiatan outsourching tersebut juga harus memiliki batasan-batasan yang jelas agar sumber daya internal bisa dimanfaatkan dengan maksimal dan tidak menimbulkan masalah baru yang menggangu efektifitas kegiatan perusahaan.

  • Gusri Ayu Farsa said:

    Terimakasih atas Informasinya.
    Saya setuju dengan tulisan bu Ita. Penerapan IT outsourcing memang memiliki keunggulan-keunggulan, salah satunya adalah dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Alasan inilah yang mendorong IT outsourcing menjadi sangat populer. Namun IT Outsourcing memiliki kelemahan-kelemahan juga, dan perusahaan harus selektif dan pandai-pandainya memilih vendor untuk membantu meminimalisir kelemahan tersebut.

  • fadilah deiner said:

    yup! bagi perusahaan yang ingin meningkatkan produktifitas secara cepat dan efisien sistem outsourcing memang perlu dipertimbangkan..

    terimakasih

  • Nanda Erlangga said:

    sangat menarik…
    infonya sangat membantu…
    semoga akan disusul oleh tulisan-tulisan lain yang lebih baik…

  • mirza said:

    terimakasih infonya.
    dari pada membuat dan mengelola divisi IT sendiri, IT outsourcing tentunya lebih efisien.

  • arlan said:

    artikel ini cukup menarik, keuntungan menerapkan outsourcing memang sudah tidak dapat dipungkiri lagi, trima kasih

  • Kunandi said:

    Informasi yang menarik…..sistem informasi merupakan investasi mahal di awal tetapi untuk jangka panjang sistem informas yang sudah di infestasikan akan jauh lebih banyak bermanfaat…..

  • sutarna said:

    sip….informasi yang menarik

  • nn.ikasusanti said:

    Dengan outsourcing maka perusahaan menjadi lebih fokus pada core business-nya dan penggunaan teknologi informasi bagi penunjang aktifitas perusahaan dapat berjalan lebih fleksibel, karena outsourcing dapat dengan cepat mengantisipasi perkembangan teknologi informasi.

  • Lala Krisnalia said:

    Jika pekerjaan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggu kehancuran. Itulah kenapa perlu IT outsourcing. Biarkan perusahaan atau instansi yang tidak memiliki SDM bidang IT, fokus kepada “core” business-nya, sedangkan vendor atau penyedia layanan IT outsourcing berfokus pada keahlian terbaik mereka yaitu mengelola IT.
    Good luck….

  • hasan said:

    thanks informasinya..

  • setiawan.rudi said:

    dengan outsource it perusahaan akan lebih fokus pada bisnis intinya sehingga perkembangan perusahaan akan lebih cepat berkembang dan menggunakan outsource kepada pihak yang bergerak dalam bidangnya terutama masalah IT.
    Terima kasih…

  • Fitriani said:

    Pertimbangan menggunakan outsourcing karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan beban gaji tenaga kerja di bidang IT yang sangat tinggi.
    Selain itu perusahaan juga dapat lebih fokus dg core businessnya.
    Tapi perusahaan juga perlu ada teliti dengan kontrak kerja outsource. pemilihan perusahaan outsource yang tepat juga menjadi pertimbangan utama.

  • Lukman F Situmorang said:

    besarnya biaya investasi yang dikeluarkan pasti akan terbayar lunas dengan keuntungan yang akan diperoleh perusahaan. Go IT Outsourcing

  • Geby Ardya said:

    terimakasih infonya..dengan bantuan outsourcing untuk IT maka perusahaan dapat fokus untuk mengembangkan bisnisnya..

  • abel said:

    saya setuju dengan pendapat bahwa perusahaan berspesialisasi pada kompetensi inti perusahaan dan melakukan outsourcing IT sehingga perusahaan dapat beroperasi dengan lebih efisien

  • Arianto said:

    Saya Setuju. Dengan ketatnya persaingan bisnis saat ini, perusahaan semakin menspesialisasi dengan core bisnisnya. IT outsourcing menjadi pilihan menarik Dengan biaya yang relatif lebih rendah dan resiko yang rendah juga.

  • Risya said:

    Saya setuju dengan pendapat anda,

    Outsourcing bisa dipilih sebagai alternatif dilihat dari kemampuan dan sejauh mana IT mendukung business process perusahaan itu sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana SI dalam perusahaan menjadi “Value Propotion” bagi organisasi sehingga penerapannya tidak seperti kita menggunakan Hand Set telepon Selular yang sering kita tidak tahu fitur dan kelebihannya, yang mengakibatkan mubazir atau tidak tepat guna.

  • Bpk Ruslan Effendi said:

    Yang tak kalah menarik, dengan IT Outsourcing ialah dengan joint development, perusahaan ternyata berpeluang memperoleh bagian kompensasi dari penjualan aplikasi yang dibuat secara bersama-sama. Perushaan Dijadikan Pilot Project dari pengembangan Sistem Informasinya, dengan pola ini, tak tertutup kemungkinan property rights aplikasi akhirnya dimiliki berdua, oleh pengembang ataupun perusahaan klien. Joint Developmenti, kalau sewaktu-waktu aplikasi itu dijual dan dipakai oleh perusahaan lain, klien pertama yang dulu diJoint Developmentikan pilot project, bisa memperoleh bagian sejumlah uang. Akan tetapi, tergantung pula pada negosiasi kedua pihak.Joint development adalah hubungan kemitraan dan kesepakatan, sehingga sangat fleksibel untuk dinegosiasikan kedua pihak

  • lasita said:

    Saya setuju dengan pendapat Anda tersebut. Saya ingin mencoba menambahkan beberapa hal terkait dengan topik yang Anda bahas. Menurut saya, terlepas dari tujuan untuk efisiensi perusahaan sehingga diterapkannya outsourcing, maka ada resiko yang dapat ditimbulkan yang justru mengakibatkan ketidakefisienan.

  • akhrizal said:

    Pointnya adalah perushaan tetap fokus pada core businessnya jadi penerapan outsourcing di bidang IT bisa sangat membantu peningkatan kinerja perusahaan .

  • ruslan said:

    Yang tak kalah menarik, dengan IT Outsourcing ialah dengan joint development, perusahaan ternyata berpeluang memperoleh bagian kompensasi dari penjualan aplikasi yang dibuat secara bersama-sama. Perushaan Dijadikan Pilot Project dari pengembangan Sistem Informasinya, dengan pola ini, tak tertutup kemungkinan property rights aplikasi akhirnya dimiliki berdua, oleh pengembang ataupun perusahaan klien. Joint Developmenti, kalau sewaktu-waktu aplikasi itu dijual dan dipakai oleh perusahaan lain, klien pertama yang dulu diJoint Developmentikan pilot project, bisa memperoleh bagian sejumlah uang. Akan tetapi, tergantung pula pada negosiasi kedua pihak.Joint development adalah hubungan kemitraan dan kesepakatan, sehingga sangat fleksibel untuk dinegosiasikan kedua pihak

  • risya said:

    Banyak pendapat mengenai IT atau Sistem Informasi di perusahaan, penerapannya IT Outsourcing bisa dipilih sebagai alternatif dilihat dari kemampuan dan sejauh mana IT mendukung business process perusahaan itu sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana SI dalam perusahaan menjadi “Value Propotion” bagi organisasi sehingga penerapannya tidak seperti kita menggunakan Hand Set telepon Selular yang sering kita tidak tahu fitur dan kelebihannya, yang mengakibatkan mubazir atau tidak tepat guna.

  • prima said:

    mantap gan… IT outsourcing bisa dijadikan suatu alternatif yang dapat dipilih untuk melakukan joint venture. selain dapat mereduksi biaya operasional, dapat menjadi revenue tambahan bagi perusahaan. thanks info nya.

  • Didik Mardiyanto said:

    Saya setuju dengan pendapat menggunakan IT OUTSOURING perusahaan lebih effisien dan fokus. Akan tetapi tenaga IT sendiri harus juga perlu dipersiapkan, terutama untuk operasional sehari-hari.